Langsung ke konten utama

USG untuk Mengetahui Jenis Kelamin Bayi

Apakah ada tuntunan dari Rasulullah guna mengetahui bahwa anak yang lahir nanti adalah perempuan atau laki-laki, sebagaimana yang dilakukan para dokter dengan cara USG?
Mohon jawabannya. Jazakallahu khairan wa barakallahu fikum.

Jawaban
Ada beberapa hal yang perlu saya jelaskan:
Pertama, keberadaan janin dalam perut ibu, dalam hal rezeki, ajal, keberuntungan, dan kerugian janin tersebut, adalah ilmu ghaib yang hanya diketahui oleh Allah Ta’ala. Demikian pula jenis kelamin janin sebelum berbentuk dengan jelas. Hal ini berdasarkan firman Allah Ta’ala,

 {إِنَّ اللَّهَ عِنْدَهُ عِلْمُ السَّاعَةِ وَيُنَزِّلُ الْغَيْثَ وَيَعْلَمُ مَا فِي الْأَرْحَامِ وَمَا تَدْرِي نَفْسٌ مَاذَا تَكْسِبُ غَدًا وَمَا تَدْرِي نَفْسٌ بِأَيِّ أَرْضٍ تَمُوتُ إِنَّ اللَّهَ عَلِيمٌ خَبِيرٌ} [لقمان: 34]
“Sesungguhnya Allah, hanya pada sisi-Nya pengetahuan tentang hari kiamat; Dia pulalah Yang menurunkan hujan, dan mengetahui segala sesuatu yang ada dalam rahim. Dan tiada seorang pun yang dapat mengetahui (dengan pasti) apa-apa yang akan dia usahakan besok. Dan tiada seorang pun yang dapat mengetahui bumi tempat dia akan mati. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal.” [Luqman: 34]

Kedua, kemajuan teknologi melalui USG (Ultrasonografi) untuk memantau perkembangan janin dalam perut ibu bukanlah hal yang bertentangan dengan ketentuan di atas. Penggunaan alat tersebut tidak terhitung kepada bentuk mengetahui ilmu ghaib, yang merupakan kekhususan Allah Ta’ala, karena tidak ada yang menentukan jenis kelamin janin, kecuali Allah Ta’ala, sedangkan USG tidak akan mampu menyingkap jenis kelamin tersebut sebelum Allah Ta’ala menciptakan bentuk janin tersebut sebagai laki-laki atau perempuan. Selain itu, tidak ada dalil yang menunjukkan bahwa tidak mungkin menembus kegelapan dalam perut ibu melalui penggunaan suatu alat.

Ketiga, berdasarkan penjelasan di atas, kita bisa menyimpulkan bahwa hukum penggunaan USG ini adalah boleh, tetapi sepanjang aurat si perempuan (yang di-USG) tidak tersingkap. Menyingkap aurat adalah hal yang diharamkan sebagaimana yang telah dimaklumi, dan tidak diperbolehkan, kecuali dalam kondisi darurat. Oleh karena itu, seseorang tidak boleh menggunakan USG bila bukan dalam kondisi darurat, seperti hanya untuk mengetahui jenis kelamin janin. Adapun kalau seseorang perlu menggunakan USG pada kondisi darurat, seperti mengontrol kesehatan janin, kemudian kesempatan itu juga digunakan untuk mengetahui jenis kelamin janin, hal tersebut tidaklah mengapa, insya Allah. Wallahu A’lam.

Sumber : USG untuk Mengetahui Janin [Majalah Asy-Syifa Edisi 3]

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Lacak Kiriman Via Pos Indonesia

Update : 22 April 2015 Bagi pembeli bahkan penjual selalu ingin memantau keadaan dan perkembangan kiriman paket mereka, oleh karena itu Pos Indonesia memberikan kemudahan bagi para pelanggannya untuk mengetahui perkembangan paket kiriman mereka dengan adanya layanan track dan trace sebagaimana dibawah ini. Cara penggunaannya sangat mudah, hanya dengan cara menginput masuk pada kolom yang disediakan no. Resi yang terdapat dibawah barcode pada lembar slip Bukti Terima Kiriman Pencarian kiriman WeselPOS. Masukkan No. Kiriman (No. Resi) Keluhan & Informasi Semoga bermanfaat...

Kalkulator Menghitung Usia Kehamilan dengan Mudah

Berapa usia kehamilan anda...??? Berapa usia kehamilan istri anda...??? Pernahkah anda mendapatkan pertanyaan-pertanyaan yang serupa seperti diatas...??? Bagaimana jawaban anda...??? Kebanyakan calon ibu atau calon ayah ketika ditanya dengan pertanyaan-pertanyaan tersebut kesulitan untuk segera menjawab, kebanyakannya mengira-ngira berdasarkan hari atau bulan terakhir menstruasi. Padahal dengan mengetahui usia kehamilan, selain bisa menjawab pertanyaan-pertanyaan diatas juga dapat menentukan nutrisi apa yang dibutuhkan oleh ibu dan janin , serta apa saja yang tidak atau boleh dilakukan oleh ibu hamil berdasarkan usia kehamilannya tersebut, dan manfaat-manfaat lainnya. Untuk itu, berikut ini ada cara mudah untuk menghitung usia kehamilan, yaitu dengan menggunakan "Kalkulator Kehamilan". Caranya mudah hanya dengan memasukkan Hari Pertama Haid Terakhir (HPHT) dan jika ingin lebih akurat lagi, masukkan juga rata-rata lama siklus haid setiap bulan. Hari Pertama Haid Terakhir (...

Cara Pendaftaran Universitas Islam Madinah secara Online

LANGKAH PERTAMA : MENYIAPKAN KELENGKAPAN BERKAS Membuat Tazkiyah (rekomendasi) dari 1 lembaga keislaman di negara asal, misalkan; dari Departemen Agama/Majelis Ulama Indonesia (MUI) setempat, atau dari 2 tokoh agama yang dikenal, misalkan; dari Ustadz alumni UIM. Isinya berupa keterangan yang menjelaskan bahwa “calon mahasiswa” tersebut memiliki komitmen menjalankan kewajiban agama dan berpegang kepada adab-adab Islam sehingga diharapkan layak untuk dijadikan pertimbangan panitia UIM untuk diterima. Proses pembuatan surat rekomendasi ini diharapkan bisa diperoleh dalam waktu 1-2 minggu. Menyiapkan Ijazah (dan Daftar nilai ijazah) SMA atau yang sederajat untuk kemudian diterjemahkan ke dalam bahasa arab dari lembaga penerjemah yang diakui dan terakreditasi. Predikat ijazah minimal jayyid jiddan (baik sekali)/rata-rata minimal 7,7. Usia tahun ijazah tidak lebih dari 5 tahun dan tidak pernah drop out (DO) dari universitas lain karena sebab akademis atau hukuman. Menyiapkan akta kelahira...