Langsung ke konten utama

Halal Haram Imunisasi

Pertanyaan:
Bagaimana hukum vaksinasi atau imunisasi untuk anak-anak, apakah halal atau haram? Karena kami bingung.

Jawaban:

Untuk pertanyaan di atas, ada beberapa hal yang perlu dijelaskan:

Pertama, pengobatan untuk mencegah terjadinya penyakit adalah hal yang diperbolehkan. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مَنْ تَصَبَّحَ بِسَبْعِ تَمَرَاتٍ عَجْوَةً لَمْ يَضُرَّهُ ذَلِكَ الْيَوْمَ سُمٌّ وَلاَ سِحْرٌ

“Barang siapa yang makan pagi dengan tujuh butir kurma ‘Ajwah, dia tidak akan dibahayakan oleh racun dan sihir pada hari itu.” (Hadits Sa’d bin Abi Waqqash radhiyallahu ‘anhu riwayat Al-Bukhary dan Muslim)

Dari hadits di atas, telah jelas bahwa pencegahan terhadap bahaya racun dan sihir adalah dengan memakan kurma ‘Ajwah.

Kedua, penggunaan vaksinasi dan imunisasi, berupa zat yang bermanfaat dan halal, adalah hal yang diperbolehkan berdasarkan dalil-dalil umum tentang pembolehan untuk berobat.

Ketiga, sebagian efek sementara yang timbul akibat vaksinasi dan imunisasi, berupa panas dan semisalnya adalah hal yang tidak dipermasalahkan selama ada manfaat besar yang terkandung pada vaksinasi dan imunisasi itu. Hal ini sebagaimana khitan pada seseorang, yang membahayakan lantaran rasa sakit dalam proses khitan itu, tetapi tidak dipermasalahkan karena manfaat khitan yang sangat besar.

Keempat, kalau terbukti, berdasarkan ilmu kedokteran, bahwa suatu vaksinasi atau imunisasi memberi bahaya yang lebih besar terhadap anak, seseorang tidak diperbolehkan untuk melakukannya karena Allah ‘Azza wa Jalla berfirman,

وَلَا تُلْقُوا بِأَيْدِيكُمْ إِلَى التَّهْلُكَةِ.

“Dan janganlah kalian menjatuhkan diri kalian sendiri ke dalam kebinasaan.” [Al-Baqarah: 195]

Juga karena Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

لاَ ضَرَرَ وَلاَ ضِرَارَ

“Tidak (diperbolehkan) ada bahaya dan pembahayaan.” (Diriwayatkan oleh sejumlah shahabat. Dishahihkan oleh Al-Albany dalam Irwa` Al-Ghalil no. 896)

Wallahu A’lam.

Sumber : Hukum Imunisasi, dijawab oleh Ust. Dzulqornain di Majalah Asy Syifa Edisi Ke-2

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Lacak Kiriman Via Pos Indonesia

Update : 22 April 2015 Bagi pembeli bahkan penjual selalu ingin memantau keadaan dan perkembangan kiriman paket mereka, oleh karena itu Pos Indonesia memberikan kemudahan bagi para pelanggannya untuk mengetahui perkembangan paket kiriman mereka dengan adanya layanan track dan trace sebagaimana dibawah ini. Cara penggunaannya sangat mudah, hanya dengan cara menginput masuk pada kolom yang disediakan no. Resi yang terdapat dibawah barcode pada lembar slip Bukti Terima Kiriman Pencarian kiriman WeselPOS. Masukkan No. Kiriman (No. Resi) Keluhan & Informasi Semoga bermanfaat...

Kalkulator Menghitung Usia Kehamilan dengan Mudah

Berapa usia kehamilan anda...??? Berapa usia kehamilan istri anda...??? Pernahkah anda mendapatkan pertanyaan-pertanyaan yang serupa seperti diatas...??? Bagaimana jawaban anda...??? Kebanyakan calon ibu atau calon ayah ketika ditanya dengan pertanyaan-pertanyaan tersebut kesulitan untuk segera menjawab, kebanyakannya mengira-ngira berdasarkan hari atau bulan terakhir menstruasi. Padahal dengan mengetahui usia kehamilan, selain bisa menjawab pertanyaan-pertanyaan diatas juga dapat menentukan nutrisi apa yang dibutuhkan oleh ibu dan janin , serta apa saja yang tidak atau boleh dilakukan oleh ibu hamil berdasarkan usia kehamilannya tersebut, dan manfaat-manfaat lainnya. Untuk itu, berikut ini ada cara mudah untuk menghitung usia kehamilan, yaitu dengan menggunakan "Kalkulator Kehamilan". Caranya mudah hanya dengan memasukkan Hari Pertama Haid Terakhir (HPHT) dan jika ingin lebih akurat lagi, masukkan juga rata-rata lama siklus haid setiap bulan. Hari Pertama Haid Terakhir (...

Cara Pendaftaran Universitas Islam Madinah secara Online

LANGKAH PERTAMA : MENYIAPKAN KELENGKAPAN BERKAS Membuat Tazkiyah (rekomendasi) dari 1 lembaga keislaman di negara asal, misalkan; dari Departemen Agama/Majelis Ulama Indonesia (MUI) setempat, atau dari 2 tokoh agama yang dikenal, misalkan; dari Ustadz alumni UIM. Isinya berupa keterangan yang menjelaskan bahwa “calon mahasiswa” tersebut memiliki komitmen menjalankan kewajiban agama dan berpegang kepada adab-adab Islam sehingga diharapkan layak untuk dijadikan pertimbangan panitia UIM untuk diterima. Proses pembuatan surat rekomendasi ini diharapkan bisa diperoleh dalam waktu 1-2 minggu. Menyiapkan Ijazah (dan Daftar nilai ijazah) SMA atau yang sederajat untuk kemudian diterjemahkan ke dalam bahasa arab dari lembaga penerjemah yang diakui dan terakreditasi. Predikat ijazah minimal jayyid jiddan (baik sekali)/rata-rata minimal 7,7. Usia tahun ijazah tidak lebih dari 5 tahun dan tidak pernah drop out (DO) dari universitas lain karena sebab akademis atau hukuman. Menyiapkan akta kelahira...